Selama masa pembatasan sosial pada tahun 2021, salah satu klien saya di industri Food & Beverage (F&B) menghadapi tantangan besar dalam menemukan cara yang efisien untuk menerima pesanan pelanggan tanpa melanggar protokol kesehatan. Di sisi lain, ketergantungan pada platform pihak ketiga secara signifikan mengurangi margin keuntungan bisnis yang sudah terbatas.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, saya mengembangkan Ola Cafe & Resto, sebuah aplikasi web yang ringan, cepat, dan fungsional, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bisnis klien pada saat itu.
Alih-alih membangun sistem backend yang kompleks dan mahal, saya berfokus pada efisiensi biaya serta kemudahan penerapan dalam operasional bisnis. Saya merancang sistem keranjang belanja lokal menggunakan Vanilla JavaScript murni yang terintegrasi langsung dengan WhatsApp API.
Pelanggan dapat dengan mudah menjelajahi menu, menambahkan produk ke keranjang belanja, dan menyelesaikan pemesanan langsung melalui nomor WhatsApp kafe tanpa perlu melakukan kontak fisik.
Mengelola proyek ini semakin memperkuat keyakinan saya bahwa keahlian seorang Software Engineer tidak hanya diukur dari kompleksitas framework yang digunakan, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan solusi yang praktis, hemat biaya, dan memberikan dampak nyata terhadap keberlangsungan bisnis klien.
Bagi rekan-rekan developer dan pemilik bisnis, bagaimana pengalaman Anda dalam menghadapi tantangan digitalisasi bisnis lokal selama masa yang penuh tantangan tersebut?
Mari terhubung dan berbagi pengalaman melalui kolom komentar!
Ingin membuat proyek serupa?
Konsultasi Sekarang